February 20, 2018

BALADA LIBURAN KE YOGYAKARTA [PART 2]

Kamu bisa baca Part 1 disini


DAY 2 – Kamis, 8 Februari 2017 (CANDI PRAMBANAN, CANDI PLAOSAN, CANDI BARONG, & CANDI IJO) 

Jam 06:00 pagi kami bersiap-siap dan segera keluar kamar untuk mencari sarapan. Sarapan terdekat di pinggir jalan ada gudeg dan nasi kucing beserta gorengan. Kami memilih nasi kucing seharga 2K dan berbagai macam gorengan yang harganya murah-murah.

Penjual Nasi Kucing Didekat Penginapan
Dari penginapan, kami langsung menuju Candi Prambanan dengan HTM sebesar 40K per orang. Setelah itu, kami menaiki kereta mini yang akan mengelilingi kompleks Candi Prambanan ini dengan harga 10K per orang dan akan berhenti di pintu keluar kompleks candi ini. Kereta akan melewati Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu. Kereta akan berhenti sebentar di Candi Sewu dan pengunjung pun dapat berfoto-foto di Candi Sewu.

Tiket Masuk Ke Kompleks Candi Prambanan
Spot Foto Pertama Di Candi Prambanan
Candi Sewu
Salah Satu Spot Foto Di Candi Sewu
Setelah keluar dari kompleks Candi Prambanan, kami menuju ke Candi Plaosan. HTM di lokasi ini adalah sebesar 3K per orang.
Candi Plaosan
Kompleks Candi Plaosan ini terdiri dari Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Saat kami berjalan keluar Candi Plaosan, kami melihat ada candi di seberang jalan (agak masuk sedikit melewati warga yang berdagang). Setelah kami sampai, ternyata candi tersebut adalah Candi Plaosan Kidul. Dan tidak ada loket untuk pembayaran tiket masuk, maka saya asumsikan bahwa tiket Candi Plaosan tadi adalah tiket terusan untuk masuk ke kedua candi itu. Namun, sayangnya saya tidak menemukan Candi Plaosan Lor. Next time, saya akan lebih explore lokasi ini.

Candi Plaosan Kidul
Selanjutnya, kami menuju Candi Ratu Boko. Setelah perjalanan yang lumayan panjang, kami tiba di lokasi tersebut. Namun teman saya, Bunga, keberatan dengan harga tiket yang lumayan mahal seperti Candi Prambanan, yaitu 40K per orang. Maka, kami skip lokasi ini dan menuju ke Candi Barong.

Lokasi Candi Barong ini tidak jauh dari Candi Ratu Boko, yaitu di atas bukit di Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman. Perjalanan menuju candi ini sangat menantang karena jalan yang masih belum bagus. Masih berbatu/kerikil juga tanah merah. Ketika kami melewatinya, sebagian masih basah akibat hujan. Beruntung Mba & Mas ojek kami lihai sehingga kami dapat sampai di lokasi Candi Barong dengan selamat.



Jalan Menuju Candi Barong

Candi Barong
Kami tidak melihat adanya loket masuk. Begitu kami parkir motor, kami langsung saja masuk. Dan ternyata candi ini pun indah. Kami harus menaiki beberapa tangga untuk dapat sampai di  atas. Dan di atas terdapat dua candi utama. Setelah berfoto, kami kembali ke parkiran motor, dan langsung jalan. Dan ternyata, pada saat motor kami jalan, teman saya melihat ada loket seperti pos satpam dan ternyata mereka menunggu kami untuk membayar tiket masuk. OMG!! Maafkan kami Pak.. karena tidak ada tulisan loket atau apapun disana. Maka untuk candi ini, saya tidak tahu harga tiketnya.

Setelah itu kami menuju Candi Ijo. Lokasi candi ini adalah di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. HTM untuk candi ini adalah sebesar 5K per orang. Candi ijo memiliki pemandangan yang indah berupa persawahan, Bandara Adisucipto, dan pantai Parangtritis. Angin pun berhembus kencang. Dan candi nya pun terlihat indah. Tetapi, dari tempat parkir, kami berjalan keatas sedikit, dimana jalanannya itu naik. Jadi lumayan banget untuk olahraga ;) Saya dan teman saya sangat puas berfoto ria di candi ini. Tapi ada yang buat keki karena ada proses syuting yang entah syuting apa sehingga mereka meminta kami menyingkir. Orang mau menikmati tapi disuruh minggir. Rasanya gimana gitu ya kan... 😣
Candi Ijo
Candi Ijo
Setelah selesai di candi ini yang sampai membuat baterai hp kami habis karena tidak satupun dari kami yang mempunyai power bank (kere banget deh gw!), maka kami pun kembali ke penginapan kami di Malioboro. Dan sebelum sampai penginapan, kami makan dulu. Saya memilih ayam bakar bagian paha, dan sang Ibu pedagang bertanya “mau ayam kampung atau ayam kota Mba?” saya berfikir keras dan saya jawab “ayam kota” dengan asumsi bahwa itu adalah ayam negeri (sebutan di Tangerang). Dalam hati sih bilang “untung ga gw jawab ayam kampus” hahaha


Lanjut di Part 3 yah.. 

xoxo
Jennyfer

February 17, 2018

BALADA LIBURAN KE YOGYAKARTA [PART 1]

Hallo, I’m back !

Setelah sekian lama pengen banget ke Yogyakarta (Jogja), akhirnya saya ajak teman saya untuk ngetrip bareng, hanya berdua, ke Jogja pada tanggal 7-11 Februari 2018. Tiket langsung aja kami beli pada tanggal 22 Desember 2017 lewat salah satu aplikasi online terpercaya di Indonesia. Kami beli tiket kereta api Bengawan dengan rute Jakarta (Stasiun Pasar Senen) ke Yogyakarta (Stasiun Lempuyangan) untuk tanggal 7 Februari 2018, dengan harga 74K per orang, dan terdapat convenience fee serta unique code, maka harga net tiket kami adalah 78K per orang.

Boarding Pass KA Bengawang Jakarta - Jogja
Oke lah.. tiket pergi sudah di beli. Dan tahun pun berganti. Pertengahan Februari, saya ajak teman saya itu untuk beli tiket pulang, yaitu rute Yogyakarta (Stasiun Lempuyangan) ke Jakarta (Stasiun Pasar Senen) sebelum tiket murah habis (maklum, budget limited). Tetapi teman saya itu mengulur-ulur waktu, yang sampai pada akhirnya, DIA BATAL PERGI ! and I was like “WTF?” 😒

Kesalnya luar biasa sih.. apalagi ini adalah trip yang direncanakan sejak jauh-jauh hari. Tapi ya sudah lah.. mau diapakan lagi.. belum mulai trip aja udah dapat pelajaran kan (ceritanya think positive 😝). And finally, saya berfikir untuk berangkat sendiri. Tapi iseng-iseng share di group whatsapp teman Gereja, dan voilaaa... teman saya ada yang mau ikut ! thanks God ! 😄

Dan akhirnya, pada tanggal 26 Januari 2018, saya dan teman saya ini (seterusnya akan saya sebut Bunga) beli tiket kereta api pulang dengan rute Yogyakarta (Stasiun Lempuyangan) ke Jakarta (Stasiun Pasar Senen) di aplikasi yang sama dan memilih KA Bogowonto dengan harga 220K per orang, yang lagi-lagi terdapat unsur convenience fee serta unique code, ditambah diskon channel, maka net harga tiket kami adalah tetap 220K per orang 😉
 
Boarding Pass KA Bogowonto Jogja - Jakarta
Setelah itu, karena kami harus irit budget, maka kami memilih homestay murah yang kami dapat melalui rekomendasi dari salah seorang anggota group yang saya ikuti di facebook. Penginapan ini berlokasi di belakang Malioboro. Harga yang saya dapat adalah 75K/malam/kamar/2 orang. Bingung? Ngga lah ya.. tapi saya akan jelaskan. Jadi, harga 75K itu harga untuk 1 malam untuk 1 kamar berisi 2 orang. Masih bingung? Tanya teman sebelah kamu aja ya 😂

Karena saya stay 4 malam di Jogja, maka saya dikenakan biaya 300K. Biaya ini di bagi dua dengan teman saya, jadi per orang hanya bayar 150K. Irit bukan? Oh ya, fasilitas yang di dapat pun tidak banyak. Hanya terdapat 1 kasur ukuran sedang untuk 2 orang, kipas angin, dan kamar mandi diluar. Juga tidak dapat sarapan. Tapi unlimited air minum. Ingatnya, ada harga ada rupa.

Dan untuk transportasi, kita tidak memilih sewa motor dikarenakan tidak satupun dari kami berdua yang punya SIM hahaha jadi kami sewa ojek include driver & bensin dengan rute sekitar Candi Prambanan dengan harga 140K per motor. Kita sewa dua motor.

DAY 1 – Rabu, 7 Februari 2017 (PERJALANAN JAKARTA – JOGJA)

Dari rumah kami di Tangerang, kami menuju stasiun Pasar Senen menggunakan commuter line dengan rute stasiun Tangerang ke stasiun Duri, lalu ke stasiun Gang Sentiong , dan naik lagi yang ke arah stasiun Pasar Senen. Butuh waktu sekitar hampir 2 jam.

KA Bengawan akan berangkat dari Stasiun Pasar Senen-Jakarta pukul 11:20 dan akan tiba di Stasiun Lempuyangan-Yogyakarta pukul 19:42. Kereta ini berhenti di 7 stasiun (Jatibarang, Cirebon, Purwokerto, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, dan Wates Kulon Progo). Maaf ya kalau salah.. karena kadang saya ketiduran. Oh ya, saya dapat seat 2-2 karena di gerbong 1 dan paling depan. Namun setelah seat kami, seatnya 3-3. Jadi di depan saya akan ada 2 orang lain, dan kami sempat berharap bahwa tidak akan ada penumpang di kursi depan saya agar saya bisa sedikit tiduran di kursi saya.. dan ternyata tidak terjadi ! hahaha ternyata penumpang di depan saya adalah pasangan yang entah sudah menikah atau belum (ora urus!) 😝
Dan satu hal lagi, space kaki di KA ini sangat sempit sehingga saya sering berdiri untuk sekedar meluruskan kaki saya.. huhuhu perjalanan 8 jam yang bikin bokong makin seksi....

Tempat Duduk Di KA Bengawan
Sampai di stasiun Lempuyangan Yogyakarta sudah malam dan hujan deras. Karena persiapan cemilan kami tidak banyak, sehingga kami kelaparan sesampainya di Jogja. Maka kami makan soto ayam + nasi disekitar stasiun dengan harga 12K per porsi. Setelah makan malam, kami pesan gocar menuju penginapan dengan harga total tarif + tips 17K. Sampai di penginapan, kami langsung bersih-bersih dan tidur. Sebelum tidur saya tidak lupa whatsapp mba ojeknya untuk besok jemput di penginapan jam 08:00.


Selanjutnya, di part 2 yah... 

xoxo
Jennyfer 

February 15, 2017

FOOD RECIPE : Bolu Kukus Ketan Hitam

Hai hai hai.. udah lama ga update-update ya.. maklum ya guys, sekarang gue kerja di bagian "hampir" ujungnya Banten.. so gue jarang pulang ke rumah. Abis jauh cyiiinn LOL
Jadi berhubung hari ini libur Pilkada, gue pulang ke rumah ortu dan coba-coba buat bolu kukus.. tapi kan bosen ya kalau bolu kukus biasa.. nahh kepikiran deh buat bolu kukus ketan hitam.
Check this one out !!

~ Bahan :
- 250 gr Tepung Ketan Hitam'
- 200 gr Gula Pasir
- 7 butir Telur
- 100 ml Minyak Sayur
- Secukupnya vanili

~ Cara Buat :
1. Kocok telur dan gula pasir menggunakan mixer dengan speed tertinggi sampai mengembang atau berubah warna.
2. Setelah berubah warna, masukkan sedikit demi sedikit tepung ketan hitam sambil di aduk menggunakan mixer dengan speed terendah. Lalu masukkan vanili secukupnya.
3. Lalu masukkan minyak sayur, dan kocok sebentar, lalu matikan mixer.
4. Tuangkan adonan kedalam loyang yang sudah di olesi minyak sayur. Kukus selama kurang lebih 15 menit atau menggunakan tes tusuk.
5. Masukkan ke dalam kukusan. Jangan lupa agar kukusan harus sudah panas terlebih dahulu dan tutupnya dilapisi dengan lap kering agar embunnya dari tutup kukusan tidak menetes ke adonan.

dan seperti ini hasilnya :


Maaf ya cuma foto begitu aja tanpa garnish apapun, karena gue emang ga bisa buat garnish-garnish 😢
But overall, It taste so yummy~~ 😉

Oke.. sampai sini dulu ya resep hari ini.. mau cemil-cemil cantik dulu..
sampai bertemu di postingan selanjutnya 😊

xoxo
Miss Jennyfer

December 11, 2016

FOOD RECIPE : Fluffy Pandan Sponge Cake With Choco Topping

Hello. I am here. Lagi-lagi gue coba-coba bikin kue. Edisi kali ini masih kukus ya.. ;)
Kue kali ini adalah Fluffy Pandan Sponge Cake With Choco Topping. Ini beneran empuk dan lezatos lho.. boleh di coba ya girls. Check the recipe below ! 😆
※ Bahan :
» 250 gram tepung terigu
» 250 gram gula pasir
» 3 butir telur
» 250 ml santan kental
» 1 Sdm SP (TBM juga bisa)
» 1/2 Sdm baking soda
» Vanili secukupnya
» Pasta Pandan secukupnya
» Minyak goreng secukupnya
» Mentega (untuk olesan diatas bolunya saja)
~untuk topping : Coklat Meises (bisa juga menggunakan keju parut. Sesuai selera saja ya girls..)~
※ Cara membuat :
» Campurkan gula, telur, SP, & vanili. Lalu mixer dengan kecepatan tinggi sampai mengembang.
» Setelah mengembang, matikan mixer. Lalu masukkan tepung terigu & baking soda. Aduk menggunakan spatula. Setelah tercampur rata, masukkan santan dan aduk lagi sampai tercampur rata.
» Setelah semua bahan tercampur rata, tambahkan pasta pandan sedikit demi sedikit sampai berwarna hijau sesuai dengan keinginan.
» Olesi cetakan dengan minyak goreng agar kuenya tidak lengket.
» Lalu kukus selama 30 menit atau sampai dirasa kue sudah matang. Bisa pakai cara test tusuk juga. Dan jangan lupa tutup kukusannya pakai kain agar tidak menetes ke adonan. Dan juga, jangan bolak balik dibuka ya.. dikira-kira saja waktunya.
Setelah matang, keluarkan dari kukusan. Dan olesi dengan atasnya dengan mentega agar meisesnya menempel di atas kue.
dan.. Inilah hasilnya....
Fluffy Pandan Sponge Cake With Choco Topping a La Jennyfer 😜
It's sooooo delicious !! Yummy for my tummy !! 😘
Selamat mencoba girls.
xoxo
Miss Jennyfer

FOOD RECIPE : PUTU AYU - Sang Kue Basah Tradisional

Sesuai judulnya, kali ini gue coba bikin kue basah putu ayu. Ya, tentu saja banyak yang bisa buat kue ini.. ga diragukan juga bahwa banyak orang yang suka sama kue satu ini. Tapi, gue rasa, gue perlu buat post untuk kreasi gue ini, supaya di masa mendatang, gue ga susah lagi cari-cari resepnya 😁
So, berikut bahan dan cara membuatnya.
💙 Bahan :
» 250 gram tepung terigu
» 250 gram gula pasir
» 3 butir telur
» 250 ml santan kental (bisa pakai santan Kar*)
» Vanili bubuk secukupnya
» 1 Sdm SP (TBM juga bisa)
» 1/2 Sdm baking soda
» Pasta Pandan secukupnya
» Kelapa muda diparut, ambil putihnya saja
» Garam secukupnya
» Minyak goreng secukupnya
💙 Cara membuat:
» Siapkan kukusan, lapisi tutupnya dengan kain
» Kukus kelapa parut yang di taburi dengan sedikit garam. Di aduk terlebih dahulu agar garam rata. Kukus sekitar 10 menit.
» Dalam wadah lain, campurkan gula, telur, SP, & vanili. Lalu mixer dengan kecepatan tinggi sampai mengembang.
» Setelah mengembang, matikan mixer. Lalu masukkan tepung terigu & baking soda. Aduk menggunakan spatula. Setelah tercampur rata, masukkan santan dan aduk lagi sampai tercampur rata.
» Setelah semua bahan tercampur rata, tambahkan pasta pandan sedikit demi sedikit sampai berwarna hijau sesuai dengan keinginan.
» Olesi cetakan dengan minyak goreng agar kuenya tidak lengket
» Masukkan kelapa parut yang telah dikukus kedalam cetakan, dan sedikit ditekan-tekan agar tidak pecah pada saat dikeluarkan dari cetakan.
» Setelah itu, masukkan adonan kue kedalam cetakan (Ingat ya, kelapanya dulu baru adonannya. Bukan sebaliknya :))
» Lalu kukus selama 30 menit atau sampai dirasa kue sudah matang. Bisa pakai cara test tusuk juga ;)
Dan inilah hasilnya :
Adonan tadi bukan hanya untuk sebanyak ini ya girls.. karena gue hanya punya cetakan sebanyak 18 pcs, jadi gue cuma bikin segini.. sisanya gue kukus langsung di wadah kotak hahahaha karena gue ga sabaran, jadi males lagi nuangin satu-satu kedalam cetakan 😂
but, overall, this is soooo delish !! It's so yummy 😘
Selamat mencoba girls.
xoxo
Miss Jennyfer

FOOD RECIPE : Cheesecake In A Glass

Hujan hujan begini, males ya keluar.. pengennya ngemiiilll terus.. kepikiran deh buat bikin sesuatu yang menggunakan keju (karena punya sisa keju abis bikin brownies kemarin hehehe)
So... browsing lah gue di om google.. ketemu deh resep cheesecake in a jar versi mudah.. tapi berhubung gue ga punya jar, so gue pake gelas unyu-unyu deh hahaha 
*anyway, gue lupa website nya..so gue ga bisa cantumin nih 😭 tapi gue variasi sendiri ya dengan takaran-takarannya dan toppingnya*
So.. here we go..
Bahan :
- 4 sachet susu kental manis putih
- 2 sachet susu bubuk dancow instant putih
- 2 bungkus santan Kara @65 ml
- 1 sdt garam
- 4 sdm gula pasir
- 600 ml air matang/mentah jg bisa
- 200 gram keju (diparut)*
- 4 sdm maizena (larutkan dlm 100 ml air matang/mentah)
*Gue pake keju dengan berat 180 gram 1 bungkusnya, so sisa 20 gramnya kira-kira aja potong dari keju yg lain hahaha (maklum, ga punya timbangan)
Topping :
- Selai Strawberry
- Coklat ceres
- Keju di parut
- Oreo crunch
Cara buat :
- Masukkan seluruh bahan kecuali larutan maizena dan masak dengan api sedang
- Aduk terus sampai keju meleleh (jika tidak meleleh sempurna juga tidak apa-apa)
- Setelah keju meleleh, masukkan larutan maizena
- Aduk terus sampai meletup-letup
- Matikan kompor dan biarkan hingga dingin
- Setelah dingin, taruh dalam gelas dan dihias/variasikan dengan berbagai toping seperti selai strawberry, coklat cer*s, keju, atau ore* crunch
Disajikan dingin lebih nikmat ya girls..
seperti ini lah penampakannya 😋
Resep diatas untuk 6 gelas gemuk dipinggirnya.. yang tinggi ditengah cuma keisi sedikit karena sisa aja.. jadi dikasih full topping sm si ade.. hahaha
but this one is soooo delish 😘
I guarantee you ! Hahaha
Selamat mencoba darling ;)
xoxo
miss jennyfer

Nekat Ke GUNUNG MAS BOGOR !!

Ehm.. sebenarnya ini bukan rencana baru sih.. Bayangin aja, rencana ini udah dibicarakan antara gue dengan jeng Nathalia sejak 2015 *kalau ga salah* tapi.....jreng jreng jreng.... baru terlaksanakan tanggal 21 September 2016 !! OMG !! Lama banget kaaannn.. hahaha
Pasti kalian bertanya-tanya "apa sih yang bikin lama ?? padahal cuma ke Cisarua ?? Kan gampang"
IYA itu gampang. Tapi buat kita-kita yang selain budget tipis, dan hari libur yang ga klop, baru lah terlaksanakan kemarin itu. FYI, budget kita sangat amat minim. Kita berdua tipe orang yang kalau bisa liburan murah, ya jalanin aja, selagi bisa dijangkau dengan angkutan umum. YA !! ANGKUTAN UMUM !!
Dua anak imut nan kece *ga boleh protes* jalan ke Cisarua pake angkutan umum dan kita GA TAU JALAN sama sekali. Kece ga tuh.. udah kayak anak ilang di Bogor. Tapi itu semua terbayarkan begitu kita sampai ditempat tujuan utama kita, yaitu : Agrowisata Gunung Mas, Cisarua - Bogor.
Kita udah jenuh banget sama kerjaan, jadi kita maunya wisata ke alam.. dan Agrowisata Gunung Mas ini bener-bener sejuk deh ! Ga nyesel sumpaahh ! ;)
"Kak, kalau naik angkutan umum, rutenya bagaimana?"
Nih gue kasih cerita rute nya hahaha check this out !
Berhubung gue dari Tangerang, otomatis gue naik KRL dari Stasiun Tangerang ke Stasiun Duri, dari situ gue ganti kereta dan langsung naik KRL yang menuju Stasiun Bogor. FYI, Stasiun Bogor adalah stasiun paling akhir di rute KRL Duri - Bogor, jadi tinggal duduk cantik deh sampai stasiun terakhir hehehe
Oke, abis itu, turun lah ya dari kereta.. Lalu, kita berdua sengaja mampir beli oleh-oleh Bolu Talas dan Asinan Bogor yang terkenal sebagai oleh-oleh dari Kota Hujan itu.. Melipirlah kita ke Rumah Talas (gue lupa alamatnya). Intinya, dari Stasiun Bogor, gue naik angkot no. 03 dengan arah Botani Square (kalau ga tau, tanya bapak supirnya aja turun di Rumah Talas dekat Botani Square biar ga salah turun).
Nah.. abis beli oleh-oleh dengan komposisi gue beli 3 kotak bolu talas dan 1 asinan buah, dan jeng Nathalia beli 3 kotak bolu talas dan 2 asinan sayur *Kebayang ga beratnya jalan-jalan bawa oleh-oleh begitu hahaha namanya juga orang nekad dengan budget tipiiiiisss* Lanjut lah kita tanya seorang Bapak disana arah ke Gunung Mas. Dan kita diarahkan naik angkot ke arah Ciawi dulu dan turun di Ciawi. Gue lupa nomor angkotnya. Intinya jangan lupa sebelum naik, bilang mau turun di Ciawi. Perjalanannya cukup lama. Dan gue bayar Rp. 7.000,-/orang. Kemahalan gak sih guys ?? Gue biarin aja deh, abis kasihan sama bapak supirnya yang lagi sepi penumpang *semakin baik aja ya gue* hahaha
Sampai lah kita di Ciawi, abis itu lanjut naik angkot ke arah Cisarua (sesuai dengan arahan Bapak di Rumah Talas). Lagi-lagi sebelum naik, bilang ke Bapak supirnya kalau kita mau turun di Gunung Mas.
Lalu angkot pun mulai jalan. Perasaan mulai panik ketika rasanya udah jauh dan lama, tapi ga sampai sampai. Berhubung gue kalau ke Puncak pakai kendaraan pribadi dan ga urusin rute jalan, jadilah gue dikala itu panik saking jauhnya itu Gunung Mas. Gue perhatikan jalanan.. yang terpikirkan hanya "Lho kok udah lewat Cimori Riverside ??" "Lho kok udah lewat Mega Mendung??" Langsung lah gue tanya ke bapak supir lagi, "Pak, saya mau turun di Gunung Mas ya" ehh kata si bapak supir "Iya neng.. masih jauh itu." Seketika pun perasaan lega hinggap di hati dan jiwa gue *halah lebaaaayy*
Lucunya, sebelum angkot ini berbelok masuk ke komplek wisata itu, si Bapaknya tanya "Mau kemananya neng?" gue jawab aja ke kebun teh yang ada kudanya hahaha karena emang tujuan kita berdua mau naik kuda. Norak ?? Iya sih, tapi BODO AMAT :p
Si bapak supir bilang "Kalau masuknya pakai angkot, ga bayar lagi. tapi kalau charter/mobil pribadi bayar tiket masuk" Nah, jadi gue ga tau nih harga tiket masuk.. *maapkeun yak*
Begitu masuk komplek, si Bapak supir langsung umumkan ke para abang-abang kuda dengan teriak "Oii kuda kuda" buseeettt malu euy.. atuh rencananya kita yang mau nyamperin, ehh malah si abang kuda yang nyamperin hahaha
gue bilang aja "jangan dibilangin atuh pak.. malu" si bapak supir teh cuma bisa bilang "gak apa-apa neng" hahaha
Turun lah gue dan Nathalia dari angkot itu dengan bayar ongkos Rp. 20.000,-/orang
Mahal ? Ngga lah.. rutenya jauh loh.. Worth it lah buat kita berdua.
Begitu turun, si abang kuda nyamperin dan berhubung jeng Nathalia mau ke toilet, jadilah kita ke toilet dulu. Setelah itu, si abang nyamperin lagi dan terjadilah tawar menawar. Harga menunggangi kuda adalah :
Rp. 60.000,-/orang untuk 30 menit dan kelilingnya tidak jauh
Rp. 120.000,-/orang untuk 30 menit dan kelilingnya jauh sampai ke tempat yang biasa buat sinetron *halah* yang menurut pengakuan abangnya jauhnya sekitar 4 KM dan dia bersedia jadi tukang foto :p
Akhirnya deal lah kita dengan harga Rp. 110.000,-. Diambil lah 2 kuda dan untuk tas kita, di gendong sama si abang kuda hahaha tas kita berat karena itu oleh-oleh. Dibawah ini foto kegagahan gue dan Nathalia di atas kuda 😝
Jpeg
Kuda-kuda kita betina semua lho.. Yang gue tunggangi namanya Ipeh (kiri), dan yang Nathalia tunggangi namanya Monic (kanan). Dan ini pengalaman pertama kita naik kuda. ngeri-ngeri sedap cooyyy ! Tapi pada akhirnya kita berani menunggangi sendirian. Yang paling berani adalah jeng Nathalia, gue sih jalan pulangnya minta di tuntun karena kudanya hobi makan, dan ada satu moment, kuda gue angkat kedua kaki depannya dan itu serem banget ! Gue takut jatoh ! :p
Setelah selesai menunggangi kuda itu, gue bayar lah Rp. 110.000,- dan jeng Nathalia bayar Rp. 120.000,- (katanya kasihan udah bawain tasnya yang berat) Dermawan sekali.. jadi terharu... :')
Dan setelah itu, kita makan siang soto daging yang masih di lokasi yang sama dengan harga Rp.15.000,-/porsi untuk soto dagingnya, dan Rp.5.000,-/porsi untuk nasinya. Kita minta nasi setengah tapi harganya sama aja. Ga di diskon hahaha
Setelah kenyang, kita cuma foto-foto, rencananya si jeng Nathalia mau naik ATV dengan harga Rp. 100.000,- (yang tertera di price listnya dan gue ga nanya-nanya lebih lanjut karena ga pegang uang cash lagi dan waktunya sudah menunjukkan jam 2 siang). Dan menurut informasi dari abang kuda, di atas kebun teh itu juga ada PARAGLIDING ! Tapi gue udah searching di mbah google dan harganya Rp. 300.000,-/orang. So, untuk naik ATV dan Paragliding adalah next plan kita.
Setelah itu, kita pulang dengan naik angkot yang menuju ciawi dengan warna biru. Angkotnya gampang, karena dia lewat di kebun teh dan angkot ini ternyata sampai ke tempat paragliding itu. Pas sudah mendekati Ciawi (karena gue liat RSUD Ciawi dan Pasar Ciawi), gue bilang ke bapak supirnya mau turun di Ciawi, dan bapaknya tanya mau kemana, dan gue jawab aja mau ke Stasiun Bogor. Dan jreng jreng jreng.. kata bapaknya ga usah turun di Ciawi, turun aja di Suka Sari dan nanti naik angkot hijau (gue lupa nomor dan list mobilnya warna apa). Gue oke-in lah ya.. dan gue liat-liat, TERNYATA OH TERNYATA, angkot biru ini lewatin rumah talas lho.. Kenapa pas mau berangkat gue jadi 2 kali naik angkot ya? hahaha entah lah.. next time kalau mau ke Gunung Mas lagi, gue coba liat angkot ini lewat atau ngga.
Singkat cerita, turunlah kita di Suka Sari dengan membayar ongkos Rp. 20.000,-/orang. Setelah itu angkot yang menuju Stasiun Bogor pun berteriak "Stasiun neng Stasiun" ya naiklah kita berdua. Sesampainya di Stasiun Bogor, kita bayar ongkos Rp. 7.000,-/orang. Dan mampir sebentar ke Alf*mart untuk beli persediaan roti dan air mineral, karena perjalanan jauh sekali beserta macet ketika sudah sampai di Stasiun Tangerang...Fiuuhh !
Begitulah perjalanan panjang dari Tangerang ke Gunung Mas, Bogor. Kita tetap tidak akan kapok naik angkutan umum. Karena esensi dari sebuah perjalanan adalah cara menuju kesananya ! *cailah apaan sih*
Sampai berjumpa di post selanjutnya... 
*Semoga kesampaian naik ATV dan Paragliding ! 😉 *
xoxo
Miss Jennyfer